Jumat, 24 Mei 2019    10:02 WIB
Liputan Fakta

                                 Ungkapkan Kebenaran

Terhitung Mulai Tanggal 15/5/2019, liputanfakta.com akan berubah desain sekaligus nama menjadi liputanfaktanews.com***Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****
HEADLINE
 


Presiden Jokowi : Tahun Depan, Akan Dikeluarkan KIP Untuk Kuliah

Denny Waluya,    07 Maret 2019,    18:21 WIB,    Dibaca : 1,748 Kali

Presiden Jokowi : Tahun Depan, Akan Dikeluarkan KIP Untuk Kuliah

Presiden Jokowi menghadiri acara Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 6/3/2019.

Jakarta, liputanfakta.com---Setelah mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK, pemerintah berencana akan mengeluarkan KIP untuk membantu membiayai mereka yang berkuliah di perguruan tinggi.

“Ini penting KIP kuliah agar anak-anak kita terjamin bisa berprestasi di SD, SMP, SMA, SMK, tetapi juga bisa naik untuk juga bisa kuliah,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri acara Sosialisasi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (6/3) sore.

Menurut Presiden, KIP kuliah yang merupakan kelanjutan dari KIP yang diberikan untuk SD, SMP, SMA/SMK itu akan dikeluarkan pemerintah tahun depan.

Jangan Langsung Dihabiskan

Sementara itu terkait PKH, Presiden Jokowi menyampaikan jika tahun lalu anggaran Rp1.890.000 per penerima, tahun ini meningkat drastis karena anggaran yang sebelumnya seluruh Indonesia Rp19 triliun semuanya, tahun ini jadi Rp34 triliun.

“Yang dulunya dapat Rp1.890.000 sekarang ada yang dapat Rp,8 juta, ada yang dapat Rp2,7 juta, ada yang Rp4 juta lebih,” ungkap Presiden Jokowi.

Setelah Januari lalu dicairkan tahap pertama, sambung Presiden, nanti bulan April akan dilakukan pencairan tahap kedua PKH. Presiden berpesan, agar penggunan PKH yang sudah dicairkan jangan segera dihabiskan. Ia minta agar direm penggunaan anggaran PKH, dan penggunaannya hendaknya yang tepat sasaran.

“Digunakan untuk seragam sekolah boleh. Dipakai untuk beli sepatu dan tas sekolah boleh. Dipakai untuk beli telur boleh. Dipakai untuk beli ikan boleh. (Boleh). Untuk gizi anak boleh. Dipakai untuk beli pulsa boleh? (Tidak),” tutur Presiden Jokowi.

Yang namanya PKH itu, tegas Kepala Negara, itu penting sekali untuk memberikan tambahan gizi bagi agar anak-anak sehat dan cerdas, karena mereka memiliki masa depan yang harus disiapkan lewat PKH.

Kepala Negara mengingatkan, gizi anak penting untuk kesehatan, untuk kepandaian, kepintaran anak-anak ke depan. “Kita harus menyadari itu. Negara ini butuh anak anak-anak yang pinter, anak-anak yang sehat dalam rangka kompetisi dengan negara-negara lain,” ujarnya.

Untuk itu, Kepala Negara meminta penerima PKH agar menggunakan anggaran yang ada betul-betul untuk kepentingan keluarga, tambahan gizi, dam pendidikan anak-anak.

“Kita ingin ke depan anak-anak kita ini pintar semuanya, bisa berkompetisi dengan negara-negara lain, sehat-sehat semuanya, pintar-pintar semuanya sehingga memang harus disiapkan mulai dari sekarang,” ucap Presiden Jokowi seraya menambahkan, anak yang gizinya baik pasti nanti gedenya juga sehat, anak yang gizinya baik kebanyakan juga ininya juga pintar dan cerdas.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

TERPOPULER
Depok 21 April 2019 00:47
Kota Depok, liputanfakta.com---Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Santo Thomas Depok berlangsung hikmad, Sabtu, 20/4/2019. Sejumlah umat Katolik yang hendak beribadah tak luput dari pengamanan aparat kepolisian.

Dibaca : 1112 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:57 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin DKI Jakarta meyakini target suara 55 persen berhasil diraih saat Pilpres 2019. Ketua TKD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai,

Dibaca : 775 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:35 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk menyukseskan Pemilu 2019. Dikatakan, jangan sampai dalam pemilu ada yang mengganggu

Dibaca : 597 kali

img
Depok 23 Desember 2018 19:20 WIB
Kota Depok, liputanfakta.com---Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk terus melestarikan kebudayaan asli Depok agar tidak hilang akibat perkembangan zaman. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membentuk kampung-kampung

Dibaca : 960 kali

img
Jakarta Pusat 22 Desember 2018 09:50 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Setelah kembali dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memimpin rapat terbatas yang membahas persiapan menjelang Natal dan Tahun

Dibaca : 1242 kali

img
Kolaka 02 Desember 2018 01:50 WITA
Kolaka, Liputan Fakta.com---Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka mengundang setidaknya 20 Juru Warta baik yang tergabung dalam Media Online, TV dan Cetak guna menyatukan pandangan dalam kegiatan liputan

Dibaca : 881 kali

img
Jeneponto 29 November 2018 14:54 WITA
Jeneponto, Liputan Fakta.com---Setelah melewati perjuangan panjang yang tentunya melelahkan, dari makassar ke kantor Kemenristekdikti di Jakarta dan kembali ke Makassar di LLDIKTI Wil. IX Selawesi akhirnya menuai hasil.

Dibaca : 1153 kali

img

Redaksi Kode Etik Internal Undang - Undang Pers Kode Etik Jurnalistik Pedoman Media Siber
LIPUTAN FAKTA



Copy Right @2018 Liputanfakta All Right Reserved
Kotak Surat Privacy Policy Info Iklan Disclaimer Karir