Jumat, 26 April 2019    16:44 WIB
Liputan Fakta

                                 Kabupaten Tulang Bawang Barat

***Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****
PILIHAN
 


Dampak Belajar Menggunakan Youtube

Ratna Palupi,    17 Januari 2019,    20:29 WIB,    Dibaca : 1,059 Kali

Dampak Belajar Menggunakan Youtube

Penulis : Ratna Palupi

Lahir di Tulang Bawang, 23 November 1995

Menempuh studi di Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jak-Sel

Prodi : Bahasa Indonesia

NIM : 1709057012

 

Era globalisasi telah membawa perkembangan pesat dalam teknologi, informasi dan komunikasi, termasuk dalam bidang pendidikan. Dalam bidang kurikulum dan konten, teknologi informasi dan komunikasi dapat menjadi wahana transformasi pendidikan dalam arti menjadi gudang ilmu pengetauan. Banyak sekali media-media yang bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran. Media-media tersebut merupakan cara yang ampuh untuk menghilangkan kejenuhan dalam belajar. 

Dengan adanya teknologi hidup menjadi lebih mudah, belajar bisa dimanapun dan kapanpun disaat kita membutuhkan. Salah satu produk teknologi informasi dan kominukasi yang sangat menarik untuk media pembelajaran adalah youtube. Dalam pemanfaatan media, sangat diperlukan kreativitas dan juga pertimbangan yang matang dari guru ataupun pengajar. Kenyataannya sampai saat ini masih banyak sekali pengajar yang menggunakan media pembelajaran seadanya tanpa pertimbangan pembelajaran, biasanya hal itu terjadi karena fasilitas tidak memadai atau fasilitas disediakan tetapi pengajar tidak memanfaatkan dengan baik. Misalnya saja dalam pembelajaran bahasa Indonesia, bahasa Indonesia merupakan bahasa yang wajib dipelajari, maka dari itu guru atau pengajar harus membuat konsep semenarik mungkin agar siswa tidak jenuh ataupun bosan dalam belajar bahasa Indonesia. 

Mengapa kita memanfaatkan youtube sebagai media pembelajaran bahasa indonesia? Karena youtube hadir dengan segala kemudahan-kemudahan yang diberikan. Youtube juga merupakan media sosial sharing video online terbesar dan terkenal di dunia internet saat ini. Kalau kita lihat anak zaman sekarang lebih sering menonton youtube dari pada harus mencari informasi dari buku karena hampir semua topik tersedia di youtube, apapun yang ingin siswa pelajari ada di youtube dalam pembelajaran bahasa Indonesia contohnya, siswa bisa menggunakan youtube untuk melihat cara membawakan berita, melihat video dongeng dan belajar berbicara dengan baik. 

Maka dari itu salah satu cara untuk meningkatkan semangat belajar siswa adalah dari kebiasaan mereka. Jika siswa cermat memanfaatkan pelayanan ini dengan bekal gedget dan kuota internet saja maka siswa akan mempelajari banyak hal termasuk pelajaran bahasa Indonesia. Youtube juga bisa menjadi ajang menuangkan kreativitas siswa, misalnya saja ketika siswa telah mampu membuat video sendiri lalu menguploadnya di youtube artinya Ia telah sampai kepada tahap melek teknologi. Jika berlanjut, skill ini akan mengantarkan siswa bukan hanya kreatif dalam mengikuti pendidikan akademik di sekolah, tetapi juga dapat mengantarkan prestasi di lingkup luar sekolah. 

Selain dampak positif, keberadaan youtube di tengah-tengah beradaban manusia juga dipastikan memiliki dampak atau pengaruh negatif, meskipun video-video di youtube mencakup banyak topik, orang-orang yang mengases youtube lebih cenderung mencari video-video hiburan dibandingkan video-video tetang pelajaran. Dan tidak sedikit bagi mereka masih berstatus pelajar atau siswa. Faktanya tayangan menarik dan bervariasi mampu memikat siapapun untuk berlama-lama menonton video, imbasnya jika siswa ikut-ikutan terjangkit virus ketergantungan ini, maka waktu belajar berpotensi terkuras habis. Dan pasti akan bisa ditebak prestasi sekolahnya akan anjlok atau menurun.

Maka dari itu sebagai guru maupun orang tua harus bisa mengontrol anak didiknya, mengajarkan hal-hal yang positif dalam menggunakan youtube, karena peran guru maupun orang tua sangat penting sekali bagi peserta didik, peserta didik akan melihat guru ataupun orang tua sebagai panutan, guru juga sebagai suri tauladan bagi siswa, sebelum menggunakan media youtube sebagai pembelajaran sebaiknya guru harus memberikan wejangan atau himbauan dari dampak buruk jika berlebihan menggunakan yoube dan guru juga harus memberi contoh yang baik untuk anak didiknya dan jangan terlalu berlebihan dalam menggunakan media sosial dalam pembelajaran khususnya youtube, siswa juga harus cerdas memilah dan memilih mana topik atau ajaran yang layak untuk mereka. Karena semua media sosial pasti akan menimbulkan dampak positif maupun negatif. 

Dampak positifnya adalah ketika mereka bisa memanfaatkan media sosial sebaik mungkin dalam hal belajar mengajar, dampak negatifnya adalah jika mereka terlalu berlebihan atau kecanduan dalam menggunakan media sosial pasti akan sangat merugikan masa depannya.*)

TERPOPULER
Depok 21 April 2019 00:47
Kota Depok, liputanfakta.com---Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Santo Thomas Depok berlangsung hikmad, Sabtu, 20/4/2019. Sejumlah umat Katolik yang hendak beribadah tak luput dari pengamanan aparat kepolisian.

Dibaca : 1085 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:57 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin DKI Jakarta meyakini target suara 55 persen berhasil diraih saat Pilpres 2019. Ketua TKD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai,

Dibaca : 738 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:35 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk menyukseskan Pemilu 2019. Dikatakan, jangan sampai dalam pemilu ada yang mengganggu

Dibaca : 575 kali

img
Depok 23 Desember 2018 19:20 WIB
Kota Depok, liputanfakta.com---Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk terus melestarikan kebudayaan asli Depok agar tidak hilang akibat perkembangan zaman. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membentuk kampung-kampung

Dibaca : 941 kali

img
Jakarta Pusat 22 Desember 2018 09:50 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Setelah kembali dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memimpin rapat terbatas yang membahas persiapan menjelang Natal dan Tahun

Dibaca : 1220 kali

img
Kolaka 02 Desember 2018 01:50 WITA
Kolaka, Liputan Fakta.com---Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka mengundang setidaknya 20 Juru Warta baik yang tergabung dalam Media Online, TV dan Cetak guna menyatukan pandangan dalam kegiatan liputan

Dibaca : 864 kali

img
Jeneponto 29 November 2018 14:54 WITA
Jeneponto, Liputan Fakta.com---Setelah melewati perjuangan panjang yang tentunya melelahkan, dari makassar ke kantor Kemenristekdikti di Jakarta dan kembali ke Makassar di LLDIKTI Wil. IX Selawesi akhirnya menuai hasil.

Dibaca : 1135 kali

img

Redaksi Kode Etik Internal Undang - Undang Pers Kode Etik Jurnalistik Pedoman Media Siber
LIPUTAN FAKTA



Copy Right @2018 Liputanfakta All Right Reserved
Kotak Surat Privacy Policy Info Iklan Disclaimer Karir