Jumat, 24 Mei 2019    10:13 WIB
Liputan Fakta

                                 Kabupaten Humbang Hasundutan

***Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****
TERKINI
 


Anggota Keluarga Harapan di Desa Pandumaan Diancam Dikeluarkan Jika Tidak…

Rensus,    15 Februari 2019,    21:28 ,    Dibaca : 1,205 Kali

Anggota Keluarga Harapan di Desa Pandumaan Diancam Dikeluarkan Jika Tidak…

Dolok Sanggul, liputanfakta.com--- Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, Program Keluarga Harapan (PKH) membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH.

Tapi apa jadinya, jika Program Keluarga Harapan (PKH) dibawa ke dalam politik praktis. Seperti yang terjadi di Desa Pandumaan, anggota Keluarga Harapan ditemui door to door oleh seseorang untuk menyuruh memilih salah satu partai tertentu di Humbang Hasundutan.

Salah seorang anggota Program Keluarga Harapan (PKH) warga Desa Pandumaan yang tidak mau namanya disebut dalam media ini mengatakan kalau dia nya merupakan anggota keluarga harapan Desa Pandumaan. Dan beliau mengakui ada ancaman akan dikeluarkan dari keanggotaan keluarga harapan bila tidak memilih partai yang dianjurkan.

“Apabila tidak memilih partai ini, akan dikeluarkan sebagai anggota Keluarga Harapan”, ujarnya meniru ucapan seorang TS yang menemuinya.

Ditanya tanggapannya atas arahan tersebut, anggota keluarga harapan ini dengan tegas mengatakan lebih memilih dikeluarkan dari keanggotaannya daripada mengikuti arahan untuk memilih partai tertentu.

“Iya, saya tidak maulah, nga apa-apa dikeluarkan sebagai anggota keluarga harapan”, ujarnya dengan nada kesal.

Menyikapi hal ini, Ketua Lembaga K.P.K Humbang Hasundutan Lamhot Lumban Gaol sangat menyayangkan sikap TS partai tersebut. Menurutnya, program ini tidak perlu dipolitisir kepada masyarakat kelaurga harapan untuk memilih partai tertentu, mengingat Program Keluarga Harapan ini adalah program pemerintah dan sudah ada sejak tahun 2007 yang disebut sebagai Program Perlindungan Sosial yang dikenal di dunia dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT).

“Sangat kita sayangkan jika ini benar terjadi, seorang TS dari partai tertentu mengarahkan anggota Keluarga Harapan untuk memilih Partai tertentu dalam Pemilu 2019 nanti. Keluarga Harapan itu adalah keluarga yang butuh perhatian Pemerintah melalui bantuan sosial untuk menopang hidupnya, jadi tidak perlulah mereka (anggota keluarga harapan, red) diancam begitu”, ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat, 15/02/2019.

Lembaga K.P.K Humbang Hasundutan berjanji akan memantau anggota Keluarga Harapan Desa Pandumaan yang diarahkan tersebut. Masalahnya, bila sampai anggota PKH tersebut benar dikeluarkan dari keanggotaan karena tidak memilih partai tertentu, sudah bisa dipastikan bahwa Program Keluarga Harapan (PKH) di Humbang Hasundutan sarat muatan politik bukan murni karena anggotanya dari keluarga miskin.

Lembaga K.P.K Humbang Hasundutan juga meminta kepada masyarakat untuk tidak takut terhadap ancaman-ancaman maupun intimidasi dari pihak-pihak tertentu jelang Pemilu 2019 dan mendorong Bawaslu Humbang Hasundutan untuk pro aktif mengawasi dan memproses segala bentuk-bentuk pelanggaran kampanye yang dilakukan partai peserta pemilu 2019.

TERPOPULER
Depok 21 April 2019 00:47
Kota Depok, liputanfakta.com---Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Santo Thomas Depok berlangsung hikmad, Sabtu, 20/4/2019. Sejumlah umat Katolik yang hendak beribadah tak luput dari pengamanan aparat kepolisian.

Dibaca : 1112 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:57 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin DKI Jakarta meyakini target suara 55 persen berhasil diraih saat Pilpres 2019. Ketua TKD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai,

Dibaca : 775 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:35 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk menyukseskan Pemilu 2019. Dikatakan, jangan sampai dalam pemilu ada yang mengganggu

Dibaca : 597 kali

img
Depok 23 Desember 2018 19:20 WIB
Kota Depok, liputanfakta.com---Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk terus melestarikan kebudayaan asli Depok agar tidak hilang akibat perkembangan zaman. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membentuk kampung-kampung

Dibaca : 960 kali

img
Jakarta Pusat 22 Desember 2018 09:50 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Setelah kembali dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memimpin rapat terbatas yang membahas persiapan menjelang Natal dan Tahun

Dibaca : 1242 kali

img
Kolaka 02 Desember 2018 01:50 WITA
Kolaka, Liputan Fakta.com---Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka mengundang setidaknya 20 Juru Warta baik yang tergabung dalam Media Online, TV dan Cetak guna menyatukan pandangan dalam kegiatan liputan

Dibaca : 881 kali

img
Jeneponto 29 November 2018 14:54 WITA
Jeneponto, Liputan Fakta.com---Setelah melewati perjuangan panjang yang tentunya melelahkan, dari makassar ke kantor Kemenristekdikti di Jakarta dan kembali ke Makassar di LLDIKTI Wil. IX Selawesi akhirnya menuai hasil.

Dibaca : 1153 kali

img

Redaksi Kode Etik Internal Undang - Undang Pers Kode Etik Jurnalistik Pedoman Media Siber
LIPUTAN FAKTA



Copy Right @2018 Liputanfakta All Right Reserved
Kotak Surat Privacy Policy Info Iklan Disclaimer Karir