Jumat, 26 April 2019    21:31 WIB
Liputan Fakta

                                 Jakarta Pusat

***Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****
UTAMA
 


Bertemu Kepala Desa, Presiden Dicurhati Soal Laporan dan Anggaran Operasional

Denny Waluya,    11 April 2019,    07:30 WIB,    Dibaca : 698 Kali

Bertemu Kepala Desa, Presiden Dicurhati Soal Laporan dan Anggaran Operasional

Presiden Saat Berdialog Dengan Kepala Desa Dalam Acara yang Digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 10/4/2019

Jakarta, liputanfakta.com---Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa sampai hari ini data yang masuk setelah 4,5 tahun dana desa diberikan telah selesai 191.000 kilometer jalan desa, 24.000 unit posyandu, 50.000 PAUD, dan 8.900 pasar desa.

“Hati-hati, pasar desa itu penting karena dia adalah tempat berkumpulnya produk-produk petani, produk-produk nelayan, produk-produk usaha mikro yang ada di desa-desa,” ujar Presiden dalam acara Silaturahmi Nasional Pemerintah Desa se-Indonesia di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 10/4/2019.

Hasil dana desa lainnya, menurut Presiden, 58.000 unit irigasi dan 1,1 juta meter jembatan yang dibangun.

“Jumlah-jumlah seperti ini harus terus ditingkatkan karena ke depan Dana desa sekali lagi, akan terus kita tingkatkan setiap tahunnya,” ujar Presiden.

Dalam setiap membangun apapun, jembatan, irigasi, embung, gedung olahraga misalnya, sambung Presiden, semuanya pastikan menggunakan barang-barang lokal agar uang 257 triliun tadi selalu berputar di bawah.

“Teori ekonominya seperti itu. Berputar di desa, jangan biarkan uang 257 triliun itu kembali lagi ke Jakarta, jangan,” ujarnya.

Kalau membangun infrastruktur, lanjut Presiden, bahan bangunan dan tenaga kerjanya berasal dari desa sehingga anggaran akan mutar terus di desa tersebut.

Laporan Dana Desa

Sementara itu, terkait laporan dana desa, Presiden menyampaikan bahwa jika masih ruwet, ke depan akan disederhanakan sehingga lebih mudah dan gampang.

Saat dialog dengan peserta, Presiden Jokowi juga dikeluhkan dana operasional dan masalah laporan baik Zuriyatman dari Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, Yuman Rahman Kabupaten Gorontalo maupun Lahmudin dari Aceh Tenggara.

Pada sesi dialog tersebut, Presiden menyampaikan untuk masalah dana operasional akan segera dicarikan solusinya setelah selesai dikalkulasi.

“Yang kedua, mengenai ini. Tadi sudah saya sampaikan bahwa proses pelaporan nanti akan kita sederhanakan,” ujarnya.

Yang penting, lanjut Presiden, anggaran itu menetas betul menjadi barang dan digunakan bermanfaat untuk rakyat.

“Nanti Pak Menteri Desa biar menyurati secara resmi kepada menteri keuangan tinggal saya nanti perintah kepada menteri keuangan,” ujar Presiden.

Menjawab pertanyaan wartawan usai acara, Presiden juga menyampaikan bahwa saat ini Kepala Desa mengelola dana yang besar.

“Artinya apa, kepala desa memiliki tanggung jawab yang besar dalam setiap penggunaan anggaran yang ada di desa itu, untuk apapun,” tuturnya.

Untuk itu, Presiden menyampaikan bahwa diperlukan juga dana operasional sehingga kepala desa mampu mengontrol dan mengawasi penggunaan dana desa di lapangan secara efektif.

“Jangan sampai nanti enggak ada dana operasional kemudian cari-cari dengan jurus yang merupakan penyelewengan. Iya kan. Lebih bagus yang legal, yang sudah kita tentukan dengan aturan yang ada, itu akan lebih baik,” tambah Kepala Negara seraya menambahkan bahwa besarannya akan dihitung terlebih dahulu.

Turut mendampingi Presiden dalam acara kali ini, Menko Polhukam Wiranto, Seskab Pramono Anung, Menteri Desa PDTT Eko Sandjojo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

TERPOPULER
Depok 21 April 2019 00:47
Kota Depok, liputanfakta.com---Perayaan Malam Paskah di Gereja Katolik Santo Thomas Depok berlangsung hikmad, Sabtu, 20/4/2019. Sejumlah umat Katolik yang hendak beribadah tak luput dari pengamanan aparat kepolisian.

Dibaca : 1086 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:57 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin DKI Jakarta meyakini target suara 55 persen berhasil diraih saat Pilpres 2019. Ketua TKD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai,

Dibaca : 739 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:35 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk menyukseskan Pemilu 2019. Dikatakan, jangan sampai dalam pemilu ada yang mengganggu

Dibaca : 576 kali

img
Depok 23 Desember 2018 19:20 WIB
Kota Depok, liputanfakta.com---Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk terus melestarikan kebudayaan asli Depok agar tidak hilang akibat perkembangan zaman. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membentuk kampung-kampung

Dibaca : 941 kali

img
Jakarta Pusat 22 Desember 2018 09:50 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Setelah kembali dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memimpin rapat terbatas yang membahas persiapan menjelang Natal dan Tahun

Dibaca : 1220 kali

img
Kolaka 02 Desember 2018 01:50 WITA
Kolaka, Liputan Fakta.com---Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka mengundang setidaknya 20 Juru Warta baik yang tergabung dalam Media Online, TV dan Cetak guna menyatukan pandangan dalam kegiatan liputan

Dibaca : 865 kali

img
Jeneponto 29 November 2018 14:54 WITA
Jeneponto, Liputan Fakta.com---Setelah melewati perjuangan panjang yang tentunya melelahkan, dari makassar ke kantor Kemenristekdikti di Jakarta dan kembali ke Makassar di LLDIKTI Wil. IX Selawesi akhirnya menuai hasil.

Dibaca : 1136 kali

img

Redaksi Kode Etik Internal Undang - Undang Pers Kode Etik Jurnalistik Pedoman Media Siber
LIPUTAN FAKTA



Copy Right @2018 Liputanfakta All Right Reserved
Kotak Surat Privacy Policy Info Iklan Disclaimer Karir