Sabtu, 20 April 2019    01:30 WIB
Liputan Fakta

                                 Jakarta Pusat

***Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****Identitas Wartawan Liputanfakta.com Namanya Tercantum pada Box Redaksi, Memiliki Kartu Pers yang Masih Berlaku dan Memiliki Surat Tugas yang Masih Berlaku**** IKLAN/BERITA Hubungi Telp/WA : 081297639596****
UTAMA
 


KPK Temukan Proyek Lain Untuk Objek Suap di Kementerian PUPR

Denny Waluya,    02 Januari 2019,    01:00 WIB,    Dibaca : 1,038 Kali

KPK Temukan Proyek Lain Untuk Objek Suap di Kementerian PUPR

Jakarta, liputanfakta.com---Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dugaan beberapa proyek lain yang menjadi objek suap terkait proyek SPAM dan pipa HDPE Kementerian PUPR tahun anggaran 2017-2018.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan, tim penyidik telah melakukan penggeledahan di dua lokasi pada Senin, 31 Desember 2018 pukul 14.00 WIB hingga Selasa, 1/1/2019 dini hari. Pertama, di kantor Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (PSPAM) Strategis pada Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kantor Satker tersebut berlokasi di Jalan Pam Baru I, Bendungan Hilir, Tanahabang, Jakarta Pusat. Kedua, di kantor PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) yang terletak di kawasan Jakarta Industrial Estate Pulogadung.

Febri membeberkan, dari kantor PT WKE disita sejumlah dokumen-dokumen proyek SPAM yang dikerjakan PT WKE di beberapa daerah. Sedangkan dari kantor Satker PSPAM, tim KPK menyita berbagai barang bukti.

Di antaranya, dokumen-dokumen relevan terkait proyek-proyek penyediaan air minum baik yang dikerjakan PT WKE atau Tashida Sejahtera Perkasa (TSP), barang bukti elektronik berupa Closed Circuit Television (CCTV), dan uang tunai.

Dari hasil operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat, 28 Desember 2018, KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Sebagai pemberi suap yakni Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih, Direktur PT Tashida Sejahtera Perkasa (TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo. Penerima suap yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen PPK SPAM Lampung Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Saat OTT, KPK menyita uang tunai Rp3.369.531.000, SGD23.100 (setara 246.536.136), dan USD3.200 (setara 46.768.000, yang jika ditotal berjumlah Rp3.662.835.136. Sehari setelah OTT, KPK kembali menyita 1 unit mobil CRV keluaran 2018 berwarna hitam.

KPK menjerat para tersangka dalam pengurusan empat proyek pembangunan SPAM dan dua pengadaan pipa High Density Polyethylene (HDPE).

Masing-masing pembangunan SPAM Lampung, Umbulan 3 Pasuruan Jawa Timur, Katulampa, dan Toba 1 serta pengadan pipa HDPE di Bekasi dan pipa HDPE di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Febri melanjutkan, penyidik segera mempelajari barang bukti yang disita hasil penggeledahan dari kantor Satker PSPAM Ditjen Cipta Karya dan kantor PT WKE.

Dia membeberkan, bila dilihat secara keseluruhan PT WKE dan PT TSP menggarap total 12 proyek di berbagai daerah. Selain itu sebenarnya proyek SPAM sebarannya cukup luas di seluruh Indonesia. "Proyek SPAM ini cukup luas sebarannya, sehingga cukup banyak dokumen yang perlu digali," ucapnya.

Sebelumnya Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang menyatakan, pada tahun anggaran 2017-2018 PT WKE dan PT TSP memenangkan 12 paket proyek dengan total nilai Rp429 miliar. Proyek pembangunan SPAM terbesar yakni di Kota Bandarlampung dengan nilai proyek Rp210 miliar. Dalam proses terjadinya suap, lelang diatur sedemikian rupa untuk dimenangkan oleh PT WKE dan PT TSP yang dimiliki oleh orang yang sama.

PT WKE diatur untuk mengerjakan proyek bernilai di atas Rp50 miliar. PT TSP diatur untuk mengerjakan proyek bernilai di bawah Rp50 miliar. Dua perusahaan tersebut diminta menyediakan fee 10 persen dari nilai proyek. Fee dibagikan 7 persen untuk Kepala Satker dan 3 persen untuk PPK.

 

TERPOPULER
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:57 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin DKI Jakarta meyakini target suara 55 persen berhasil diraih saat Pilpres 2019. Ketua TKD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menilai,

Dibaca : 732 kali

img
Jakarta Pusat 11 April 2019 07:35 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengajak para kepala desa dan perangkat desa untuk menyukseskan Pemilu 2019. Dikatakan, jangan sampai dalam pemilu ada yang mengganggu

Dibaca : 572 kali

img
Depok 23 Desember 2018 19:20 WIB
Kota Depok, liputanfakta.com---Pemerintah Kota Depok berkomitmen untuk terus melestarikan kebudayaan asli Depok agar tidak hilang akibat perkembangan zaman. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah dengan membentuk kampung-kampung

Dibaca : 937 kali

img
Jakarta Pusat 22 Desember 2018 09:50 WIB
Jakarta, liputanfakta.com---Setelah kembali dari rangkaian kunjungan kerja ke Jawa Timur dan Jawa Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memimpin rapat terbatas yang membahas persiapan menjelang Natal dan Tahun

Dibaca : 1213 kali

img
Kolaka 02 Desember 2018 01:50 WITA
Kolaka, Liputan Fakta.com---Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka mengundang setidaknya 20 Juru Warta baik yang tergabung dalam Media Online, TV dan Cetak guna menyatukan pandangan dalam kegiatan liputan

Dibaca : 861 kali

img
Jeneponto 29 November 2018 14:54 WITA
Jeneponto, Liputan Fakta.com---Setelah melewati perjuangan panjang yang tentunya melelahkan, dari makassar ke kantor Kemenristekdikti di Jakarta dan kembali ke Makassar di LLDIKTI Wil. IX Selawesi akhirnya menuai hasil.

Dibaca : 1131 kali

img
Padang Sidimpuan 23 November 2018 17:47 WIB
Tapanuli Selatan, Liputan Fakta.com--Menyambut Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Ke-68 Tahun 2018 yang di pusatkan di Gedung Serbaguna Sarasi, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Rabu (21/11), Pemkab

Dibaca : 1580 kali

img

Redaksi Kode Etik Internal Undang - Undang Pers Kode Etik Jurnalistik Pedoman Media Siber
LIPUTAN FAKTA



Copy Right @2018 Liputanfakta All Right Reserved
Kotak Surat Privacy Policy Info Iklan Disclaimer Karir